Senin, 20 Januari 2020

Prosesi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Heboh dan Meriah!

Masyarakat Tionghoa tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti proses tradisi bakar tongkang di Bagansiapiapi. Api besar melalap kapal menandai puncak acara heboh dan meriah ini.

Bagansiapiapi adalah ibukota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Prosesi ini dilaksanakan, Rabu (19/6/2019) dimulai pukul 15.15 WIB. Peserta berkumpul di Kelenteng In Kok Kiong yang berpusat di tengah kota.

Tradisi bakar tongkang ini diikuti 100 kelenteng yang ada di sana. Masing.masing kelenteng ikut andil dalam memeriahkan tradisi yang konon sudah berjalan 135 tahun lalu.

Festival ini diikuti dari berbagai tingkatan usia. Mereka berbaris dari depan kelenteng hingga memanjang seratusan meter. Badan jalan sesak oleh warga Tionghoa yang melakukan ritual.

Setiap kelompok juga menenteng sejumlah peralatan ibadah yang mereka panggul. Berbagai hiasan alat Tiongkok meramaikan festival ini. Setelah memanjang sekitar 200 meter, barulah muncul tongkang alias kapal replika dengan panjang sekitar 8 meter lebar 2 meter. Kapal itu dihiasi tiang layar dengan kontruksi dari kayu. Dinding kapal tongkang ini hanya dilipasi kertas berwana warni.

Tongkang inilah yang dipinggul oleh sekelompok pria. Dari depan kelenteng tongkang ini diarak bersama-sama. Lebih dari 100 meter lagi warga mengiringinya dari belakang.

Mereka ini menuju ke lokasi tempat pembakaran tongkang yang mesti berjalan kaki sepanjang 2 km. Seluruh perserta membawa hio yang telah dibakar ujungnya. Bisa dibayangkan bagaimana sesaknya napas akibat asap Hio yang terus menyala sampai ke lokasi yang memakan waktu hampir 1 jam.

Tak hanya itu saja, mata juga rawan terkena debu hio sepanjang jalan. Namun demikian, seluruh perserta tetap hikmat mengikuti prosesi pembakaran tongkang ini.

Sepanjang jalan yang dilalui perserta, warga Tionghoa lainnya sudah menyedikan berbagai jenis minuman kaleng yang dingin. Minuman dibagikan secara gratis ke seluruh perserta yang jumlahnya ribuan orang. Berbagai sumbangan minuman di terima para perserta karena mereka berjalan di suasana yang cukup panas di bawah teriknya matahari.

Setelah berjalan beriiringan, akhirnya mereka sampai di lokasi dipercayai dulunya tempat awal kapal warga Tionghoa pertama kali mendarat dan dibakar bersama agar tidak kembali ke kampung halaman di Fujian, China.

Di lokasi ini, jutaan tumpukan kertas bertuliskan China sudah lebih dulu dikumpulkan. Di atas tumpukan kertas itulah, kapal tongkang replika yang diarak tadi diletakan. Sebelum dilakukan pembakaran, maka sejumlah pejabat pemerintah diundang ke atas.

Bupati Rohil, Suyatno, dan utusan Kementerian Pariwisata, Kadis Parwisata Riau, Fahmizal turut naik. Termasuk juga jajaran Polres dan Kodim setempat. Mereka melambaikan tangan dari atas kapal tersebut yang disambut tepuk tangan meriah.

Begitu para pejabat pemerintah ini turun, proses pembakaran mulai dilakukan. Jutaan lembar tumpukan kertas tadi mulai disulut api. Secepat kilat api menyambar ke seluruh tumpukan kertas dan kapal tongkang tadi.

Api yang membakar membuat suasana sekitarnya menjadi panas. Tumpukan kertas pun menjadi lautan api yang memerah. Sekelompok orang dalam acara ini juga ada yang keserupan. Di saat api membara, hawa panas sangat terasa berjarak 50 meter. Namun ada satu pria yang kesurupan justru berjarak hanya 10 meter saja dari bara api sambil mengibarkan bendera.

Saat api membara inilah, seluruh perserta juga melemparkan hio yang mereka bawa ke lokasi. Selama proses pembakaran berlangsung, seluruh perserta berdoa.

Dari prosesi ini, ada yang paling dinantikan warga Tionghoa. Dua tiang kapal yang berdiri tegak dengan panjang yang berbeda sebagai tempat tiang layar, harus ditunggu sampai jatuh.

Mereka akan melihat arah mana kedua tiang tadi jatuhnya. Dalam proses kali ini, kedua tiang kapal sama-sama jatuh ke arah laut. Mereka meyakini bahwa rezeki tahun ini akan mereka dapatnya dari laut.

Setelah kedua tiang ini terjatuh, barulah masyarakat Tionghoa membubarkan diri. Sekalipun ini tradisi mereka, namun masyarakat Rohil tetap ramai ikut menonton acara tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal menjelaskan, bahwa acara ini sudah menjadi tahun kalender wisata di nasional. Masyarakat Tionghoa yang merantau ke sejumlah kota di Indonesia kembali ke kampung halamannya di Bagan.

"Acara bakar tongkang ini sangat ramai didatangi wisatawan luar negeri juga. Tahun ini ada wisatawan asal Prancis yang datang," kata Fahmizal.

Bupati Rohil, Suyatno di lokasi yang sama mengatakan, bahwa tahun ini ada perantau warga Tionghoa yang mendanai 500 orang dari Jakarta untuk ikut acara ini.

"Saya tidak tahu pasti siapa pengusahanya itu. Yang pasti kita menerima laporan ada 500 warga Jakarta yang asal usul keluarganya dari Bagan diongkosi tiket pesawat PP oleh satu orang. Ini menunjukan warga perantau asal Bagan tetap cinta tanah kelahirannya," kata Suyatno.

Dia juga berharap, acara bakar tongkang ini dapat mempererat persatuan warga khususnya di Rohil dan umumnya di Indonesia. "Mari lewat tradisi ini kita tetap menjaga persatuan dan kesetuan bangsa," tutupnya.

Minggu, 19 Januari 2020

Memandang Pantai Cantik dari Atas Bukit Watugupit

Yogyakarta punya pemandangan alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Bukit Paralayang Watugupit dengan pemandangan pantai selatan yang indah.
Pantai memang memiliki pesona tersendiri. Banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai untuk menikmati suasananya yang khas seperti pasir, ombak dan pepohonan di tepiannya. Selain menikmati keindahannya dari dekat, memandang pantai dari kejauhan juga bisa begitu mengasyikan.

Bukit Paralayang Watugupit saat sore menjelang malam, mulai ramai dengan pengunjung terutama kaum muda. Mereka datang dengan sepeda motor maupun mobil. Jalan menuju ke tempat ini yang agak curam dan menanjak serta sempit tidak menyurutkan niat mereka untuk datang.

Pesona Watugupit memang makin terkenal , kawasan yang dulunya hanya digunakan untuk kegiatan paralayang kini telah menjadi salah satu lokasi wisata yang cukup digemari. Letaknya di ketinggian dengan pemandangan laut terbentang luas menjadi daya tarik tersendiri.

Cara menuju lokasi ini tidak sulit, dari arah Pantai Parangtritis pengunjung tinggal melanjutkan perjalanan mengikuti arah penunjuk jalan , hanya jalan aspal yang mula-mula lebar kemudian akan menyempit dan lebih menanjak. Sesampainya di lokasi terdapat tempat parkir yang cukup luas.Setelah membeli tiket , pengunjung bisa menuju bukit dengan menaiki anak tangga yang sudah dibuat permanen.

Di sekitarnya terdapat warung-warung dan juga bangku-bangku kayu yang ditata sedemikian rupa sehingga bangku-bangku tersebut langsung menghadap lautan lepas ,tentu saja dengan pemandangan yang sangat indah.Ada beberapa papan peringatan agar pengunjung berhati-hati di tempat ini, mengingat lokasinya yang berada di tebing supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih saat berfoto.

Untuk menikmati pemandangan dari puncak bukit , terdapat tangga yang mengarah ke atas. sesampainya di puncak pengunjung akan menemukan tempat terbuka yang sudah di paving dan dari sini pemandangan ke arah laut selatan begitu jelas. Saat matahari tenggelam , sunrise yang nampak di sini begitu cantik, sayang saya tak dapat menyaksikan karena ketika datang ke tempat ini saat siang hari.

Berada di atas bukit dengan pemandangan laut selatan yang luas sungguh menyenangkan, panas pun tidak dirasa. Duduk santai menikmati pemandangan dengan sesekali mengambil gambar membuat waktu berlalu tanpa terasa .Satu hal yang pelu diperhatikan, di tempat ini tidak terdapat pagar pengaman sehingga pengunjung harus selalu berhati-hati . Jadi tunggu apalagi, saat ke Yogyakarta sempatkan ke sini ya, dan temukan cara menikmati pantai yang berbeda.

Liburan dengan Berbagai Atraksi di Utara Jakarta

Menuju utara Jakarta, ada destinasi seru dengan sejumlah atraksi menarik. Inilah kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
Jika traveller menghabiskan libur panjang hanya di Jakarta, tidak perlu galau. Meluncur saja ke Ancol karena terdapat berbagai wahana permainan seru yang bisa dinikmati bersama keluarga. Berikut rekomendasinya ya traveler:


1. Allianz Eco Park
Bagi traveller yang ingin mencari suasana yang tenang sambi berolahraga di taman yang indah dan nyaman, tentu Allianz Eco Park akan menjadi pilihan. Selain itu terdapat aneka permainan seru di tempat iniz mulai dari outbond, sepeda air, sampai penyewaan sepeda.


2. Atlantis
Di Atlantis terdapat berbagai macam jenis kolam renang dan wahana air yang cukup memacu adrenalin. Mulai dari kolam arus yang tenang, kolam ombak, sampai berbagai macam jenis seluncuran bisa traveller nikmati disini. Supaya bisa main dengan puas, sebaiknya datang lebih pagi ke Atlantis ya traveller.


3. Ocean Dream Samudera
Tidak hanya si cerdas lumba-lumba yang bisa kita temui di sini, namun ada juga pentas berbagai satwa cerdas seperti singa laut, berang-berang dan burung yang lucu. Jangan lewatkan atraksi stuntman yang mendebarkan di Scorpion Pirates.


4. Seaworld
Tidak perlu menyelam ke dasar laut untuk melihat berbagai jenis ikan. Cukup datang ke Seaworld dimana terdapat berbagai jenis hewan laut maupun sungai. Terdapat juga touch pool untuk hewan laut jinak seperti penyu, bintang laut dan baby shark. Kita juga bisa menyaksikan keseruan saat penyelam memberikan makan ikan langsung di aquarium.


5. Menyusuri pantai dengan kapal nelayan
Di sepanjang pantai Ancol bersandar kapal nelayan yang siap membawa traveller menyusuri perairan Ancol yang tenang. Saat di kapal, kita juga bisa sambil menangkap ubur-ubur yang naik ke permukaan. Sementara tarifnya cukup bervariasi, tergantung dari keahlian traveller dalam menawar harga.