Selasa, 21 Januari 2020

Gaya Santai Siwon Super Junior di Bali

Personel Super Junior, Choi Siwon sedang liburan di Bali. Dia menyempatkan diri bersantai menikmati keindahan Bali di sela persiapan konser Suju di Jakarta.

Boyband Super Junior akan menggelar konser di Jakarta pada tanggal 15 juni mendatang. Di sela persiapan konser, salah satu personelnya Choi Siwon membagikan momen liburannya di Bali.

Diintip detikTravel dari Instagramnya, Jumat (14/6/2019) Siwon membagikan di story Instagramnya momen saat sedang berjalan ke arah pantai sambil memegang papan selancar. Walau dia tidak mengatakan sedang di Bali, namun terlihat dari papan seluncur yang dibawanya bertuliskan 'Wayan & Ayu'. Bisa kita simpulkan itu di Bali kan?

Dalam update story di Instagram, selain membagikan momen memegang papan selancar dan berjalan ke arah pantai, Siwon juga membagikan momen selfie dengan latar kolam dan pepohonan hijau.

Serta jika dilihat dari foto yang menandainya di Instagram, beberapa netizen membagikan fotonya Siwon yang sedang berboncengan sembari memegang papan selancar. Jika diperhatiakn dari foto-foto yang beredar, Siwon terlihat seperti turis pada umumnya yang santai dan menikmati keindahan Bali.

Dalam akun Twitternya, Siwon juga membagikan foto saat dia sedang naik sepeda motor memakai kaus tanpa lengan. Sontak, fotonya langsung viral, terutama di kalangan netizen Indonesia. Netizen mengungkapkan bahwa Siwon mirip dengan warga lokal karena pakaianannya 'terlalu santai' untuk ukuran artis.

Choi Siwon merupakan salah satu personil Super Junior yang aktif di Instagram sdan Twitter. Dalam beberapa postingan, memang Siwon tidak hanya sibuk untuk grup idolnya saja, namun juga dia meluangkan waktu untuk traveling dan kegiatan sosial.

Selamat menikmati Bali, Siwon!

Yogyakarta Dikira Shanghai & Makam Misterius di Himalaya

Viral di Instagram, Yogyakarta dikira Shanghai. Sedangkan di Pedalaman Himalaya, ada penemuan makam beserta ganja yang misterius!

Inilah 5 berita terpopuler detikTravel pada Kamis (13/6/2019) kemarin. Banyak hal menarik di dunia traveling, yang ada di antaranya viral serta menjadi perbincangan dunia.

Berikut daftarnya:

1. Viral di Instagram, Yogyakarta Dikira Shanghai

Akun Instagram @shanghai.explore dalam bio menyebutkan mereka menampilkan foto-foto Shanghai paling inspiratif. Nah, akun ini jadi ramai gara-gara memposting foto 'suasana Shanghai' milik @bagaswisnuaji.

Gambarnya sebuah gerbang pecinan dan suasana yang tenang. Tapi ada yang aneh, sebab ada beberapa kata-kata bahasa Indonesia di fotonya.

Rupanya itu bukan foto di Shanghai, melainkan di Yogyakarta, Indonesia. Lokasinya adalah Kampung Ketandan yang merupakan pecinan dan tempat wisata di Yogyakarta.

Banyak netizen yang berkomentar di postingan tersebut, baik dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sejatinya pun, Kampung Ketandan merupakan destinasi wisata yang menarik di Yogyakarta.

2. Pose Seksi di Chernobyl, Selebgram Dikecam

Chernobyl adalah sebuah kota di Ukraina yang pernah mengalami tragedi nuklir yang amat parah di tahun 1986. Kebocoran reaktor nuklir membuat ribuan orang meninggal dan lebih dari 100 ribu orang mengungsi.

Tingkat radiasi di Chernobyl pun dikabarkan 400 kali lebih tinggi dari bom atom Hiroshima. Belakangan, nama Chernobyl terangkat kembali ke publik berkat serial TV populer yang tayang di HBO.

Ketenaran Chernobyl membuat beberapa orang selebgram tertarik berkunjung ke sana dan membuat konten. Sayangnya, bukan konten edukasi yang dibuat para selebgram ini, tapi justru mereka berpose seksi pakai bikini.

Aksi para selebgram cantik dari Rusia ini pun mendapat kecaman dari para netizen. Mereka dianggap tidak beretika, bodoh, dan tidak menaruh simpati kepada para korban tragedi Chernobyl.

3. Lagi-lagi Kapal Pesiar Ini Selamatkan Nelayan di Tengah Laut

Carnival Cruise Line jadi pemberitaan dunia. Lagi-lagi karena aksi yang patut diacungi jempol, menyelamatkan orang-orang di tengah lautan.

Awalnya, Kapal Pesiar Carnival Horizon dari grup perusahaan Carnival Cruise Line akan berlabuh ke Miami, AS setelah perjalanan dari Aruba di Kepulauan Karibia. Di tengah perjalanan, pihak Coast Guard (penjaga pantai) meminta Carnival Horizon untuk membantu mencari sekelompok nelayan yang sedang terombang-ambing.

Langsung saja, kapal pesiar tersebut kembali mengarungi lautan. Beruntung tak butuh waktu lama, awak kapalnya berhasil menemukan sekelompok nelayan itu.

Terlihat, ada 7 nelayan di perahu sampan. Ternyata, nelayan-nelayannya sudah terombang-ambing di laut selama 2 hari!

Senin, 20 Januari 2020

Ini Bukan Tahunnya Garuda Indonesia

Maskapai Garuda Indonesia kurang bertaji dalam ajang Skytrax World Airlines Awards 2019. Ada apa?

Skytrax, perusahaan konsultan penerbangan asal Inggris menggelar World Airline Awards 2019. Penilaian dari Skytrax World Airlines Awards 2019, adalah melalui survei pada 21,65 juta orang yang berasal dari 100 negara terhadap 300 maskapai di dunia. Surveinya dilakukan pada September 2018 hingga Mei 2019.

Penghargaan Skytrax World Airlines Awards pun dinilai paling prestisius di dunia penerbangan. Bahkan bagi maskapai yang menyabet penghargaan, bakal menjadikannya sebagai ujung tombak dalam pemasaran.

Tapi sayangnya, Garuda Indonesia tahun ini kurang beruntung. Dirangkum detikcom dari website resmi Skytrax, Rabu (19/6/2019) maskapai plat merah tersebut mengalami beberapa penurunan peringkat pada berbagai kategori.

Garuda Indonesia keluar dari 10 besar 'World's Top 10 Airlines of 2019'. Berada di peringkat 9 pada tahun 2018, kini Garuda ada di peringkat 12, anjlok tiga peringkat.

Untuk kategori 'World's Best Airline Cabin Crew 2019', Garuda Indonesia yang jadi juara bertahan harus geser ke peringkat 2. Tahun ini, kru kabin terbaik tersebut disabet Singapore Airlines.

Pun pada ketegori 'World's Best Economy Class Airlines 2019'. Jika sebelumnya di tahun 2018 kemarin Garuda menempati posisi 7, maka di tahun 2019 ini Garuda Indonesia terlempar ke posisi 11 alias terlempar dari daftar 10 besarnya.

Di lain sisi, terdapat dua kategori yang masih menghibur Garuda Indonesia pada Skytrax World Airlines Awards 2019. Garuda tercatat naik 2 peringkat di kategori 'World's Best Business Class Airlines 2019' yang menempati peringkat 10, alias masuk 10 besar.

Dalam 'World's Best Airport Services 2019', Garuda naik satu peringkat. Garuda ada di peringkat 8, di atas Asiana Airlines dan Hainan Airlines.

Bisa dibilang, Skytrax World Airlines Awards 2019 bukan panggungnya Garuda Indonesia tahun ini. Tentu, Garuda mesti meningkatkan kinerja dan performanya agar bisa kembali menjadi juara di Skytrax World Airlines Awards tahun 2020 mendatang.

Catat! Bali Akan Gelar Festival Taman Nasional

Bali memang tak pernah kehilangan ide untuk menarik wisatawan. Tahun ini bakalan ada Festival Taman Nasional yang seru!

Informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (19/6/2019) Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam 2019 akan digelar pada 19-21 Juli 2019 mendatang di Peninsula Island, Nusa Dua Bali. Ini adalah pagelaran ketiga kalinya setelah sukses dengan dua pagelaran sebelumnya di Banyuwangi dan Prambanan, Yogyakarta.

Dikemas dengan lebih beragam serta mengandung unsur budaya yang lebih kental, festival ini telah menyedot ribuan pengunjung setiap harinya. Pagelaran budaya yang unik dan eksotik dari seluruh wilayah penunjang Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dihadirkan pada festival ini, untuk menggambarkan pentingnya perlindungan alam dan penghargaan budaya lokal.

Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam atau yang disingkat FTNTWA merupakan salah satu rangkaian acara dari road HKAN (Hari Konservasi Alam Nasional) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan PT Kiad Media Kreatif sebagai pelaksana kegiatan.

Diikuti oleh Taman-taman Nasional dan juga Taman-taman Wisata Alam yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, festival ini hadir memberikan alternatif lain dalam berwisata di tengah homogenitas objek wisata yang ditawarkan. Festival ini juga menyajikan objek wisata yang unik, menantang, mengedukasi dan memberikan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan konsep pemanfaatan taman nasional sebagai pusat konservasi alam.