Kamis, 21 Mei 2020

10 Wilayah Indonesia dengan Penambahan Kasus Corona Terbanyak 21 Mei

Indonesia kembali mencatatkan rekor pertumbuhan kasus virus Corona COVID-19 terbanyak dengan 693 kasus. Persebarannya cukup bervariasi. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus.
Hingga Kamis (21/5/2020) setidaknya sudah ada 20.162 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut 4.838 orang sembuh sementara 1.278 lainnya meninggal dunia.

Berikut wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

1. Jawa Timur = 502 kasus

2. Jawa Barat = 86 kasus

3. DKI Jakarta = 65 kasus

4. Banten = 54 kasus

5. Sulawesi Selatan = 34 kasus

6. Sumatera Selatan = 28 kasus

7. Sulawesi Utara = 28 kasus

8. Jawa Tengah = 25 kasus

9. Nusa Tenggara Barat = 17 kasus

10. Lampung dan Gorontalo = 16 kasus

Sedangkan wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 21 Mei adalah sebagai berikut:

1. Aceh

2. Jambi

3. Kepulauan Riau

4. Sulawesi Tenggara

Rekor Sehari Tambah 973 Kasus, Kasus Corona RI Tembus Angka 20 Ribu

Kasus akumulatif virus Corona di Indonesia menyentuh angka 20 ribu. Penambahan kasus sebanyak 973 kasus menjadi 20.162 sekaligus mencatatkan rekor baru penambahan kasus terbanyak dalam sehari.
Rekor sebelumnya dicatatkan pada Rabu (20/5/2020) yaitu sebanyak 693 kasus. Sementara kasus sembuh saat ini sebanyak 4.838 kasus dan meninggal sebanyak 1.278 kasus.

Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona COVID-19 pada Kamis (21/5/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 973 menjadi 20.162
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 263 menjadi 4.838
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 36 menjadi 1.278

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Sebelumnya pada Rabu (20/5/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 19.189, dengan 4.575 di antaranya sembuh dan 1.242 meninggal.

Apa itu 'New Normal' di Tengah Pandemi Corona?

 Pandemi Covid-19 ini memang selama 2 bulan terakhir telah mengubah pola hidup masyarakat tidak hanya Indonesia, tetapi juga dunia. Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah.
Hal ini membuat perubahan di beberapa sektor mulai dari pariwisata, transportasi online hingga usaha-usaha lainnya. Tak bisa selamanya menjalankan hal ini, untuk menjamin keseimbangan perekonomian, sejumlah negara akhirnya melonggarkan kebijakan terkait mobilitas masyarakatnya.

Dan pola hidup baru atau new normal akan dicoba. Lalu apa sih new normal itu?

Wiku Adisasmita selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Pemerintah juga mengatakan new normal adalah hidup bersih dan sehat, bukan pelonggaran PSBB.

Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto mengatakan, "New normal (https://www.detik.com/tag/new-normal-corona) adalah hidup sesuai protokol kesehatan untuk mencegah virus corona (Covid-19). Karena itu, jaga jarak hingga menggunakan masker akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari."

Yuri mengatakan, hidup dengan normal yang baru ini tak ada kaitannya dengan PSBB. Dia menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak pernah memerintahkan untuk melonggarkan PSBB.

"Sampai saat ini Presiden belum pernah menyampaikan dan memerintahkan kepada semua pemda untuk melonggarkan PSBB. Justru beliau meminta dalam rapat kabinet yang terakhir seluruh pemerintah daerah tetap mengawasi PSBB karena ditengarai pada beberapa minggu ini mobilitas masyarakat akan sangat tinggi terkait dengan tradisi menjelang Lebaran," ujar Yuri kepada detikNews beberapa waktu lalu.

Jelang lebaran, beberapa pusat perbelanjaan memang ramai dikunjungi warga. Sehingga banyak tempat yang akhirnya ditutup. Beberapa mal dan pusat perbelanjaan pun menggelar rapid test. Dan beberapa pegawai dan pengunjung pun menunjukkan hasil positif corona.

Sehingga tetap jaga jarak, jaga kebersihan diri dan lingkungan. Dan gunakan selalu masker sesuai dengan protab kesehatan untuk mencegah penularan virus Covid-19.
http://nonton08.com/shoukoku-no-altair-episode-5/

Sebaran Pasien Virus Corona di Indonesia, 4.838 Sembuh, 1.278 Meninggal

Pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Kamis (21/5/2020) telah mencapai 20.162 kasus. Sebanyak 4.838 pasien dinyatakan sembuh sementara 1.278 pasien lainnya meninggal dunia.
"Kasus konfirmasi COVID-19 saat ini meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa, dan peningkatan inilah yang tertinggi," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (21/5/2020).

Berikut sebaran pasien yang sembuh dan meninggal hingga saat ini.

SEMBUH

Aceh 15
Bali 280
Banten 171
Bangka Belitung 24
Bengkulu 3
DI Yogyakarta 105
DKI Jakarta 1.458
Jambi 4
Jawa Barat 422
Jawa Tengah 255
Jawa Timur 403
Kalimantan Barat 36
Kalimantan Timur 96
Kalimantan Tengah 115
Kalimantan Selatan 76
Kalimantan Utara 51
Kepulauan Riau 83
Nusa Tenggara Barat 217
Sumatera Selatan 78
Sumatera Barat 152
Sulawesi Utara 31
Sumatera Utara 74
Sulawesi Tenggara 25
Sulawesi Selatan 389
Sulawesi Tengah 37
Lampung 31
Riau 63
Maluku Utara 12
Maluku 22
Papua Barat 7
Papua 48
Sulawesi Barat 25
Nusa Tenggara Timur 6
Gorontalo 15

MENINGGAL
Aceh 1
Bali 4
Banten 65
Bangka Belitung 1
Bengkulu 2
DI Yogyakarta 8
DKI Jakarta 481
Jawa Barat 124
Jawa Tengah 70
Jawa Timur 241
Kalimantan Barat 4
Kalimantan Timur 3
Kalimantan Tengah 11
Kalimantan Selatan 54
Kalimantan Utara 1
Kepulauan Riau 12
Nusa Tenggara Barat 7
Sumatera Selatan 21
Sumatera Barat 23
Sulawesi Utara 11
Sumatera Utara 31
Sulawesi Tenggara 5
Sulawesi Selatan 59
Sulawesi Tengah 4
Lampung 6
Riau 6
Maluku Utara 4
Maluku 7
Papua Barat 1
Papua 6
Sulawesi Barat 2
Nusa Tenggara Timur 1
Gorontalo 2

10 Wilayah Indonesia dengan Penambahan Kasus Corona Terbanyak 21 Mei

 Indonesia kembali mencatatkan rekor pertumbuhan kasus virus Corona COVID-19 terbanyak dengan 693 kasus. Persebarannya cukup bervariasi. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus.
Hingga Kamis (21/5/2020) setidaknya sudah ada 20.162 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut 4.838 orang sembuh sementara 1.278 lainnya meninggal dunia.

Berikut wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

1. Jawa Timur = 502 kasus

2. Jawa Barat = 86 kasus

3. DKI Jakarta = 65 kasus

4. Banten = 54 kasus

5. Sulawesi Selatan = 34 kasus

6. Sumatera Selatan = 28 kasus

7. Sulawesi Utara = 28 kasus

8. Jawa Tengah = 25 kasus

9. Nusa Tenggara Barat = 17 kasus

10. Lampung dan Gorontalo = 16 kasus

Sedangkan wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 21 Mei adalah sebagai berikut:

1. Aceh

2. Jambi

3. Kepulauan Riau

4. Sulawesi Tenggara

Rekor Sehari Tambah 973 Kasus, Kasus Corona RI Tembus Angka 20 Ribu

Kasus akumulatif virus Corona di Indonesia menyentuh angka 20 ribu. Penambahan kasus sebanyak 973 kasus menjadi 20.162 sekaligus mencatatkan rekor baru penambahan kasus terbanyak dalam sehari.
Rekor sebelumnya dicatatkan pada Rabu (20/5/2020) yaitu sebanyak 693 kasus. Sementara kasus sembuh saat ini sebanyak 4.838 kasus dan meninggal sebanyak 1.278 kasus.

Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona COVID-19 pada Kamis (21/5/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 973 menjadi 20.162
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 263 menjadi 4.838
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 36 menjadi 1.278

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Sebelumnya pada Rabu (20/5/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 19.189, dengan 4.575 di antaranya sembuh dan 1.242 meninggal.