Sabtu, 06 Februari 2021

Empat HP Samsung Tak Lagi Dapat Update Keamanan

 Ponsel yang berusia lawas tidak hanya berhenti mendapatkan update sistem operasi terbaru tapi juga update keamanan. Kali ini Samsung berhenti memberi update keamanan untuk empat ponsel yang usianya sudah uzur.

Keempat ponsel Samsung yang tidak lagi menerima update keamanan adalah Galaxy J3 Pop/Emerge, Galaxy A7 (2017), Galaxy A5 (2017) dan Galaxy A3 (2017), seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat (5/2/2021).


Ponsel-ponsel ini sudah beredar sejak Januari 2017, jadi wajar jika Samsung menghentikan dukungannya karena usia keempat ponsel ini sudah lebih dari tiga tahun.


Tapi masih ada beberapa perangkat keluaran tahun 2017 yang masih mendapatkan update keamanan yaitu Galaxy J3 (2017), Galaxy J5 (2017), Galaxy J7 (2017) dan Galaxy Tab A (2017).


Keempat perangkat ini masuk dalam kategori 'other regular security updates'. Artinya perangkat dalam kategori ini akan menerima update reguler tapi dalam periode yang tidak menentu, misalnya saat ada bug membahayakan yang harus ditambal.


Beberapa ponsel lain juga diturunkan pangkatnya. Seperti Galaxy A8 (2018) yang sebelumnya menerima update keamanan bulanan, kini diturunkan menjadi update tiap tiga bulan sekali. Sedangkan saudaranya, Galaxy A8s (2018), juga diturunkan dari update tiap tiga bulan menjadi update reguler.

https://trimay98.com/movies/the-roommate/


Ponsel baru juga bukan jaminan akan mendapatkan update keamanan bulanan, seperti kasus beberapa ponsel kelas entry level. Galaxy A02 yang baru meluncur dan Galaxy M12 yang belum diumumkan juga hanya akan menerima update keamanan tiap tiga bulan.


Berikut daftar lengkap perangkat Samsung yang masih akan mendapatkan update keamanan bulanan:


- Galaxy Fold, Galaxy Fold 5G, Galaxy Z Fold2, Galaxy Z Fold2 5G, Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip 5G


- Galaxy S9, Galaxy S9+, Galaxy S10, Galaxy S10+, Galaxy S10e, Galaxy S10 5G, Galaxy S10 Lite


- Galaxy S20, Galaxy S20 5G, Galaxy S20+, Galaxy S20+ 5G, Galaxy S20 Ultra, Galaxy S20 Ultra 5G, Galaxy S20 FE, Galaxy S20 FE 5G, Galaxy S21 5G, Galaxy S21+ 5G, Galaxy S21 Ultra 5G


- Galaxy Note9, Galaxy Note10, Galaxy Note10 5G, Galaxy Note10+, Galaxy Note10+ 5G, Galaxy Note10 Lite, Galaxy Note20, Galaxy Note20 5G, Galaxy Note20 Ultra, Galaxy Note20 Ultra 5G


- Enterprise Models: Galaxy A50, Galaxy XCover4s, Galaxy Xcover FieldPro, Galaxy Xcover Pro


Daftar perangkat Samsung yang masih mendapatkan update keamanan tiap tiga bulan:


- Galaxy S8, Galaxy S8+, Galaxy S8 Active


- Galaxy Note8


- Galaxy A2 Core, Galaxy A10, Galaxy A10e, Galaxy A10s, Galaxy A20, Galaxy A20e, Galaxy A20s, Galaxy A30, Galaxy A30s, Galaxy A40, Galaxy A50s, Galaxy A60, Galaxy A70, Galaxy A70s, Galaxy A80, Galaxy A90 5G


- Galaxy A01, Galaxy A01 Core, Galaxy A11, Galaxy A21, Galaxy A21s, Galaxy A31, Galaxy A41, Galaxy A51, Galaxy A51 5G, Galaxy A71, Galaxy A71 5G


- Galaxy A02, Galaxy A02s, Galaxy A12, Galaxy A42 5G


- Galaxy M10, Galaxy M10s, Galaxy M20, Galaxy M30, Galaxy M30s, Galaxy M40


- Galaxy M01, Galaxy M11, Galaxy M21, Galaxy M31, Galaxy M31s, Galaxy M51, Galaxy M12


- Galaxy Tab A 10.1 (2019), Galaxy Tab A 8 (2019), Galaxy Tab A with S pen, Galaxy Tab A 8.4 (2020), Galaxy Tab A7, Galaxy Tab Active2, Galaxy Tab Active Pro, Galaxy Tab Active3


- Galaxy Tab S5e, Galaxy Tab S6, Galaxy Tab S6 5G, Galaxy Tab S6 Lite, Galaxy Tab S7, Galaxy Tab S7+, Galaxy View2


- W20 5G, W21 5G


- Enterprise Models: Galaxy A8 (2018)

https://trimay98.com/movies/roommate-2/

Jan Koum, Pendiri WhatsApp yang Kini Misterius

 - WhatsApp tengah dilanda kontroversi besar terkait aturan privasi barunya yang meresahkan. Isu ini ramai dibahas. Brian Acton, salah satu pendiri WhatsApp, sudah sering membahasnya. Pertanyaannya, kemana Jan Koum, sobat Acton yang bersamanya menciptakan WhatsApp?

Memang wajar jika Acton banyak bicara lantaran ia sekarang sibuk membesarkan Signal, pesaing WhatsApp yang sedang mengalami lonjakan pengguna. Ia juga menyebut WhatsApp baginya sudah menjadi kenangan.


"Saya orang tua dan di titik tertentu, anak Anda tumbuh dewasa dan pergi keluar, dan mereka melakukan hal-hal yang Anda suka dan juga hal-hal yang tak Anda suka. Anda harus menerimanya. Saya kira begitulah posisi saya dengan WhatsApp," kata Acton dalam wawancara dengan Forbes.


"Itu adalah pengalaman indah bersama WhatsApp. Tapi saya telah move on dalam hidup saya dan bagi saya, Signal bukan hanya passion melainkan pekerjaan full time," lanjutnya.


Mark Zuckerberg yang mengakusisi WhatsApp di tahun 2014 juga telah angkat bicara. Ia mengatakan update baru ini merupakan bagian dari kebijakan baru WhatsApp untuk memudahkan akun bisnis dalam berkomunikasi dengan pelanggannya.


"Semua pesan ini dienkripsi secara end-to-end - yang artinya kita tidak bisa melihat atau mendengar apa yang kalian katakan, dan kami tidak akan pernah kecuali orang yang kalian kirimi pesan memilih untuk membagikannya," kata Zuckerberg


Mengenai Koum, ia mengikuti jejak Acton keluar dari Facebook di tahun 2018. "Aku mengambil waktu istirahat untuk melakukan hal-hal yang aku senangi di luar teknologi, misalnya mengkoleksi Porsche langka, mengutak atik mobil dan bermain frisbee. Dan aku masih akan bersorak untuk WhatsApp, dari sisi luar," begitu pesan perpisahannya.


Semenjak pensiun itu, Koum seakan mengasingkan diri dan sangat jarang berbicara kepada media. Sosoknya pun sudah jarang terekam kamera, hanya beberapa berita mengenai aktivitasnya muncul, terutama dalam hal membeli rumah atau mobil mewah.


Misalnya akhir tahun silam, Jan Koum saja membeli rumah super mewah seharga USD 125 juta atau di kisaran Rp 1,8 triliun secara tunai. Rumah itu berlokasi di kawasan elit Beverly Hills, Los Angeles.


Rumah mewah Koum diketahui bertebaran di mana-mana. Tempat tinggal utamanya adalah di Atherton di Silicon Valley, di mana harga rumahnya di sana hampir USD 100 juta.


Beda pula dengan Acton, Koum diketahui belum berkiprah mendirikan atau bekerja di perusahaan teknologi manapun. Mungkin saat ini yang dicari sang pendiri WhatsApp adalah ketenangan hidup sembari menikmati hasil kerja kerasnya. Kontroversi WhatsApp pun mungkin hanya diamatinya dari jauh.

https://trimay98.com/movies/roommate/


Empat HP Samsung Tak Lagi Dapat Update Keamanan


Ponsel yang berusia lawas tidak hanya berhenti mendapatkan update sistem operasi terbaru tapi juga update keamanan. Kali ini Samsung berhenti memberi update keamanan untuk empat ponsel yang usianya sudah uzur.

Keempat ponsel Samsung yang tidak lagi menerima update keamanan adalah Galaxy J3 Pop/Emerge, Galaxy A7 (2017), Galaxy A5 (2017) dan Galaxy A3 (2017), seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat (5/2/2021).


Ponsel-ponsel ini sudah beredar sejak Januari 2017, jadi wajar jika Samsung menghentikan dukungannya karena usia keempat ponsel ini sudah lebih dari tiga tahun.


Tapi masih ada beberapa perangkat keluaran tahun 2017 yang masih mendapatkan update keamanan yaitu Galaxy J3 (2017), Galaxy J5 (2017), Galaxy J7 (2017) dan Galaxy Tab A (2017).


Keempat perangkat ini masuk dalam kategori 'other regular security updates'. Artinya perangkat dalam kategori ini akan menerima update reguler tapi dalam periode yang tidak menentu, misalnya saat ada bug membahayakan yang harus ditambal.


Beberapa ponsel lain juga diturunkan pangkatnya. Seperti Galaxy A8 (2018) yang sebelumnya menerima update keamanan bulanan, kini diturunkan menjadi update tiap tiga bulan sekali. Sedangkan saudaranya, Galaxy A8s (2018), juga diturunkan dari update tiap tiga bulan menjadi update reguler.


Ponsel baru juga bukan jaminan akan mendapatkan update keamanan bulanan, seperti kasus beberapa ponsel kelas entry level. Galaxy A02 yang baru meluncur dan Galaxy M12 yang belum diumumkan juga hanya akan menerima update keamanan tiap tiga bulan.

https://trimay98.com/movies/river-2/