Senin, 26 April 2021

Pendiri Google Masuk Klub Super Elit Manusia USD 100 Miliar

 Duet pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, telah menembus klub orang kaya super elit yang hartanya telah mencapai sedikitnya USD 100 miliar. Sejauh ini, hanya ada delapan orang di dunia ini yang mampu menggapainya.

Harta Page dan Brin yang mendirikan Google pada tahun 1996 ini naik bersamaan dengan melonjaknya saham Alphabet, perusahaan induk Google. Kenaikannya mencapai 21% di tahun ini dibandingkan sebelumnya


Menurut daftar Bloomberg Billionaires Index, Page yang berusia 48 tahun pada tahun 2021 hartanya naik USD 21 miliar, saat ini menjadi USD 103,6 miliar (Rp 1.500 triliun). Sedangkan Brin naik menjadi USD 100,2 miliar setelah hartanya bertambah USD 20,4 miliar (Rp 1.459 triliun).


Dikutip detikINET dari Guardian, Jumat (16/4/2021) keduanya mengontrol 51% saham voting spesial Alphabet, yang membuat mereka dapat mengendalikan strategi perusahaan walau saat ini berada di belakang layar. Pemimpin utama Alphabet adalah Sundar Pichai yang juga menjabat CEO Google.


Brin dan Page memutuskan tidak lagi aktif sejak tahun 2019 dan menyerahkan manajemen perusahaan sehari-hari pada Pichai. Sejak itu, mereka menjadi sangat jarang tampil di hadapan publik.


Pendiri Microsoft, Bill Gates, adalah sosok pertama yang mencapai kekayaan USD 100 miliar di tahun 1999. Kekayaan itu sempat anjlok sebelum naik lagi di atas USD 100 miliar di 2019. Kini hartanya diestimasi USD 145 miliar (Rp 2.111,5 triliun).


Selain Gates, klub USD 100 miliar diisi pendiri Amazon Jeff Bezos yang merupakan manusia terkaya di dunia dengan USD 197 miliar duitnya (Rp 2.868,8 triliun). Nama lain di kelompok super makmur ini adalah pendiri Tesla Elon Musk, taipan fashion Bernard Arnault, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, investor Warren Buffett dan kini ditambah dua pendiri Google tersebut.

https://movieon28.com/movies/takedown/


Asal Usul Nama Google, Ternyata karena Typo


 Fakta terkait Google selalu menjadi hal yang menarik. Salah satunya adalah asal nama Google yang ternyata didasari dari typo alias salah ketik. Waduh, bagaimana ceritanya?

Google adalah sebuah perusahaan yang dimulai dari mesin pencarian dan kini berkembang dengan lebih dari 50 layanan internet dan produk seperti Gmail sampai software untuk smartphone dan tablet. Didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin, awalnya mereka memilih 'BackRub' sebagai nama search engine mereka.


Mengutip situs resmi Stanford, Senin (28/9/2020) kantor Larry berada di kamar 360 di Gates CS Building, yang dia tinggali bersama beberapa mahasiswa pascasarjana lainnya, termasuk Sean Anderson, Tamara Munzner, dan Lucas Pereira.


Pada tahun 1997, Larry dan rekan kerjanya membahas sejumlah kemungkinan nama baru untuk teknologi pencarian yang berkembang pesat tersebut. Sean dan Larry ada di kantor mereka, menggunakan papan tulis, mencoba memikirkan nama terbaik untuk search engine tersebut. Saat itu Sean menyarankan kata 'googolplex', dan Larry menanggapi secara lisan bahwa akan lebih baik jika bentuknya dipersingkat menjadi 'googol'.


Sean pun melakukan pencarian database registri nama domain Internet untuk melihat apakah nama yang baru disarankan masih tersedia untuk pendaftaran dan penggunaan. Saat itu, Sean ternyata salah ketika alias typo sehingga dia membuat kesalahan nama yang dieja menjadi 'google.com'.


Namun Larry menyukai nama itu, dan dalam beberapa jam dia mengambil langkah untuk mendaftarkan nama 'google.com'. Catatan pendaftaran nama domain 'google.com' tertanggal 15 September 1997. Kalau detikers, kamu lebih suka dengan nama Google atau Googol? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya.

https://movieon28.com/movies/take-down-2/

Facebook Uji Fitur Rekomendasi Bisnis

 - Facebook dilaporkan sedang menguji fitur yang akan merekomendasikan postingan dari bisnis di News Feeds pengguna. Facebok mengatakan fitur bertujuan untuk membantu pengguna menemukan bisnis baru yang mungkin tidak mereka temukan sendiri.

Dengan pembaruan tersebut, Facebook akan menyisipkan pilihan thumbnail pratinjau postingan dari bisnis yang belum diikuti. Thumbnail akan muncul langsung di bawah postingan dari halaman bisnis dan akan membahas topik yang serupa.


Misalnya, postingan restoran mungkin merekomendasikan postingan dari restoran lain di area pengguna atau merek kecantikan mungkin mengarah ke perusahaan serupa.


Facebook mengatakan pada awalnya berencana untuk menguji fitur tersebut di Amerika Serikat, tetapi berencana untuk memperluas upaya tersebut.


Dilansir detiKINET dari Engadget, Jumat (16/4/2021) pengujian ini dilakukan saat Facebook bersiap untuk pembaruan iOS 14 yang akan mempersulit perusahaan untuk melacak pengguna. Facebook sebelumnya telah memperingatkan Apple bahwa perubahan tersebut akan merugikan bisnis kecil yang mengandalkan iklannya.


Merekomendasikan posting dari bisnis yang mirip dengan yang sudah diikuti pengguna dapat membantu Facebook memberikan visibilitas kepada perusahaan tersebut tanpa pelacakan iklan.


Facebook mengumumkan pengujian tersebut sebagai bagian dari pembaruan yang lebih besar untuk bisnis. Selain rekomendasi baru, Facebook juga memperluas ketersediaan desain halaman barunya dan memudahkan pemilik bisnis untuk membuat draf, menjadwalkan, dan mempublikasikan posting dari akun mereka.

https://movieon28.com/movies/the-night/


Pendiri Google Masuk Klub Super Elit Manusia USD 100 Miliar


Duet pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, telah menembus klub orang kaya super elit yang hartanya telah mencapai sedikitnya USD 100 miliar. Sejauh ini, hanya ada delapan orang di dunia ini yang mampu menggapainya.

Harta Page dan Brin yang mendirikan Google pada tahun 1996 ini naik bersamaan dengan melonjaknya saham Alphabet, perusahaan induk Google. Kenaikannya mencapai 21% di tahun ini dibandingkan sebelumnya


Menurut daftar Bloomberg Billionaires Index, Page yang berusia 48 tahun pada tahun 2021 hartanya naik USD 21 miliar, saat ini menjadi USD 103,6 miliar (Rp 1.500 triliun). Sedangkan Brin naik menjadi USD 100,2 miliar setelah hartanya bertambah USD 20,4 miliar (Rp 1.459 triliun).


Dikutip detikINET dari Guardian, Jumat (16/4/2021) keduanya mengontrol 51% saham voting spesial Alphabet, yang membuat mereka dapat mengendalikan strategi perusahaan walau saat ini berada di belakang layar. Pemimpin utama Alphabet adalah Sundar Pichai yang juga menjabat CEO Google.


Brin dan Page memutuskan tidak lagi aktif sejak tahun 2019 dan menyerahkan manajemen perusahaan sehari-hari pada Pichai. Sejak itu, mereka menjadi sangat jarang tampil di hadapan publik.


Pendiri Microsoft, Bill Gates, adalah sosok pertama yang mencapai kekayaan USD 100 miliar di tahun 1999. Kekayaan itu sempat anjlok sebelum naik lagi di atas USD 100 miliar di 2019. Kini hartanya diestimasi USD 145 miliar (Rp 2.111,5 triliun).


Selain Gates, klub USD 100 miliar diisi pendiri Amazon Jeff Bezos yang merupakan manusia terkaya di dunia dengan USD 197 miliar duitnya (Rp 2.868,8 triliun). Nama lain di kelompok super makmur ini adalah pendiri Tesla Elon Musk, taipan fashion Bernard Arnault, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, investor Warren Buffett dan kini ditambah dua pendiri Google tersebut.

https://movieon28.com/movies/guardian-of-the-night/