Kamis, 24 Juni 2021

Sah! Telkomsel yang Pertama Gelar Layanan 5G di Indonesia

 Telkomsel selangkah lagi akan menghadirkan layanan 5G secara komersial di Indonesia. Kepastian itu didapatkan usai Telkomsel dinyatakan telah lulus Uji Layak Operasi (ULO) 5G.

Bertempat di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Senin (24/5/2021), dilakukan penyerahan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) teknologi 5G dari Kementerian Kominfo ke Telkomsel.


Seiring dengan penyerahan SKLO ini, maka Telkomsel resmi jadi operator seluler pertama yang menggelar layanan 5G di Indonesia.


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bahwa Telkomsel telah melakukan ULO 5G pada 19-21 Mei 2021. Setelah melalui proses ULO 5G tersebut, Telkomsel dinyatakan lulus.


"Telkomsel dinyatakan layak (penggelaran layanan 5G secara komersial) di Indonesia setelah melakukan pengujian teknis. Telkomsel adalah operator seluler pertama yang menggelar 5G di Indonesia," ujar Menkominfo.


Untuk tahap awal, frekuensi spektrum 2,3 GHz akan dimanfaatkan oleh Telkomsel dalam menghadirkan sinyal 5G kepada para pelanggan.


Sejak diusulkan dan kemudian dinyatakan sebagai pemenang lelang frekuensi 2,3 GHz sehingga memperoleh alokasi tambahan 20 MHz, Telkomsel memang bergerak cepat dalam mengakselerasi persiapan implementasi 5G di Indonesia.


Demi menjamin keamanan dan kenyamanan para pelanggan, operator yang identik warna merah ini berupaya mempersiapkan penyelenggaraan jaringan 5G yang sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.


Salah satunya dengan menjalankan rangkaian proses Uji Laik Operasi (ULO) sesuai yang disyaratkan oleh Kominfo dalam rangka mempersiapkan implementasi teknologi 5G di negara ini.


Hal tersebut dilakukan Telkomsel sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2010 Pasal 82 ayat 1.


Telkomsel berupaya mempersiapkan penyelenggaraan jaringan. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang merupakan peraturan turunan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

https://tendabiru21.net/movies/atm-4/


Vivo V21 5G Resmi Meluncur, Bawa Dual OIS Night Camera


- Vivo Indonesia resmi meluncurkan seri terbaru Vivo V-Series, yakni Vivo V21 5G melalui online grand launch. Peluncuran ditayangkan secara langsung melalui kanal media sosial resmi Vivo Indonesia pada hari ini.

Perangkat ini menjadi smartphone pertama di Indonesia yang mendukung teknologi Dual OIS Night Camera dan juga dilengkapi Ultra Slim Matte Design. Smartphone ini berkapasitas 8GB + 3GB Extended RAM, serta Dual Mode 5G untuk memberi pengalaman terbaik kepada pengguna.


Vivo V21 5G membawa tagline 'Be Bright, Be Inspired, menunjukkan peluncuran generasi terbaru ini menandakan perjalanan panjang Vivo V-Series di Indonesia sebagai perangkat yang membawa inovasi teknologi terkini. Tak hanya fokus pada kamera, smartphone ini juga menonjolkan tampilan yang fresh, stylish, performa tangguh, dan harga yang kompetitif.


"Vivo V21 5G telah dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen akan perangkat yang kaya fitur dan memungkinkan pengguna mengekspresikan diri mereka kapan saja dan di mana saja. Vivo V21 5G hadir dengan kamera depan terdepan di industri, desain ramping, perangkat keras dan perangkat lunak yang kuat, dirancang untuk menawarkan pengalaman unik yang akan membantu pengguna menikmati setiap momen dan menjadi inspirasi bagi sekitarnya," kata Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma dalam keterangan tertulis, Senin (24/5/2021).


Teknologi Kamera untuk Jepretan Maksimal


Dual OIS (Optical Image stabilization) terdapat pada kamera depan dan belakang perangkat ini. Fitur tersebut akan menangkap foto dan video dengan hasil stabil dan jernih. Tak hanya itu, ada juga fitur Ultra Stable Video yang menggabungkan OIS dengan EIS (Electronic Image Stabilization) yang membuat video lebih fokus pada objek.

https://tendabiru21.net/movies/atm-3/

Rabu, 23 Juni 2021

Penyakit Menular Seksual Jangan Disepelekan, Ini 5 Jenis dan Gejalanya

 Penyakit menular seksual (PMS) adalah penyakit yang menular melalui kontak seksual. Seringkali, penyakit semacam ini disebut-sebut sebagai risiko dari aktivitas hubungan seksual yang tidak aman. Pasalnya, infeksi penyakit ini ditularkan melalui sperma, cairan vagina, dan cairan tubuh lainnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), PMS tidak selalu menunjukan gejala dan amat mungkin terjadi tanpa disadari.

https://nonton08.com/movies/chicas-de-alquiler/


Padahal, beberapa penyakit seksual bisa berujung komplikasi serius jika tidak ditangani sedini mungkin. Maka itu, penting untuk mengenali gejala hingga cara pencegahannya.


Apa saja sih penyakit menular seksual yang paling umum ditemukan?


1. Gonore

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gonore bisa dialami pria atau wanita dengan infeksi pada alat kelamin, rektum, dan tenggorokan.


Gonore bisa menular melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral dari seseorang yang menderita gonore. Namun selain itu, seorang wanita hamil dengan gonore dapat memberikan infeksi pada bayinya saat melahirkan.


Gonore seringkali tidak bergejala. Namun pada beberapa kasus, gonore menimbulkan nyeri saat buang air kecil, keputihan, bengkak pada area kemaluan, pendarahan, gatal pada anal, dan nyeri saat buang air kecil.


2. Klamidia

Klamidia adalah PMS yang bisa dialami pria dan wanita. Meski penyembuhannya tergolong mudah, klamidia bisa merusak sistem reproduksi pada wanita. Klamidia dapat menyebabkan kehamilan ektopik atau di luar kandungan yang berpotensi fatal.


Pada wanita, gejala klamidia berupa bau amis pada vagina dan sensasi panas saat buang air kecil. Sedangkan pada pria, gejalanya berupa bau tidak sedap di area penis, sensasi panas saat buang air kecil, serta nyeri dan bengkak pada satu atau kedua testis.


3. Sifilis

Penyakit menular seksual ini sering juga disebut 'raja singa'. Sifilis bisa menular melalui kontak langsung dengan luka sifilis selama hubungan seks vaginal, anal, atau oral. Luka ini bisa terdapat pada area penis, vagina, anus, rektum, bibir, dan mulut. Selain hubungan seksual, penyakit ini bisa menular dari ibu ke kandungan.


Terdapat 3 tahap sifilis. Tahap pertama (primer) umumnya menunjukan gejala berupa luka di tempat infeksi. Luka ini biasanya berbentuk bulat, keras, dan terkadang tidak terasa nyeri.


Pada tahap sekunder, biasanya muncul gejala berupa ruam kulit, pembengkakan kelenjar getah bening, dan demam. Sedangkan pada tahap tersier, sifilis biasanya menimbulkan gangguan medis lebih berat dan bisa memengaruhi jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.


4. Herpes pada kemaluan

Virus herpes simpleks (HSV) adalah virus yang kerap menyerang kulit, serviks, area kemaluan, dan bagian tubuh lainnya.

Jenis pertama HSV-1 menular lewat mulut dan air liur. Maka itu, seringkali virus ini menular ke area genital melalui seks oral. Sedangkan jenis kedua HSV-2 menginfeksi area genital, anal, dan mulut melalui seks vaginal, oral, dan anal.


Umumnya, herpes menimbulkan gejala berupa kulit lecet dan rasa nyeri. Lainnya, infeksi HSV bisa menimbulkan demam.


5. HIV

Sebenarnya, HIV (human immunodeficiency) adalah virus yang menyerang sistem imun. Virus ini menyebar salah satunya melalui kontak seksual. Orang yang terinfeksi HIV cenderung terpapar penyakit seksual lainnya.


Selain hubungan seksual, HIV bisa menular melalui darah dan cairan tubuh. Misalnya, melalui penggunaan jarum suntik bersama, kontak dengan kulit yang luka dan berdarah, melahirkan, dan menyusui.


HIV sebagai salah satu penyakit menular seksual paling rentan menyebar melalui seks anal atau vaginal tanpa kondom, berhubungan seks dengan banyak orang dan tidak dikenal, serta berhubungan seks di bawah pengaruh obat-obatan dan alkohol.

https://nonton08.com/movies/vengeance-of-the-eagle-eye/