Sabtu, 30 November 2019

Kisah Wanita Yogyakarta Gagal Nikah karena Rumah Pacar Hadap ke Utara Viral

 Setiap pasangan yang menjalin hubungan asmara tentunya menginginkan akhir bahagia dengan menikah dan menjalani kehidupan bersama. Tapi, wanita asal Yogyakarta ini harus mengalami kesedihan dan kekecewaan setelah gagal menikah karena alasan tak biasa.

Kisah wanita yang memiliki cerita cinta pilu ini datang dari seorang netizen bernama Adhyanovic Hadi Pradipta. Melalui akun Twitter-nya, pria yang akrab disapa Dibyo ini menceritakan temannya yang gagal menikah, karena permasalahan tentang letak arah rumah yang dianggap tak baik menurut budaya Jawa.

Pada cuitan yang telah disukai 4.500 lebih itu, Dibyo mengungkapkan kisah asmara teman SMA wanitanya, sebut saja Jeng Minah. Ia menuliskan bahwa Jeng Minah merupakan seorang Abdi Dalem yang memiliki darah hubungan dengan keraton.

"Temen saya ini, sebutlah Jeng Minah, cantik, putih, tinggi, sering momodelan pada jamannya. Punya pacar senior SMA juga pada saat itu. Nah Jeng Minah ini masih ada darah abdi ndalem gaes, rumahnya aja masih di kawasan keraton," cuit Dibyo.

Ketika hubungan Jeng Minah dan pacarnya sudah mulai serius dan telah melibatkan kedua keluarga besar, permasalahan pun mulai timbul. Rupanya, keluarga Jeng Minah tak bisa menyetujui hubungannya, karena letak rumah kekasihnya yang menghadap ke utara. Menurut kepercayaan Jawa, hal tersebut bisa menimbulkan hal-hal buruk.

Waktu itu udah lama nih nggak ketemu (udah kuliah nih kita gaes, aku di jakarta dia di jogjes) cerita lah kita, waktu tak tanyakan "lho, mana mas pacar?"

Langsung sedih mukanya gaes

Tak tanya "lha piye tho?" (Gimana sih?) Cerita2 sini.

Adhyanovic Hadi Pradipta
@adhyanovic
Akhirnya ya cerita, kalau hubungan mereka musti berakhir. Karena menurut petuah si mbah, kalau diteruskan, akan semakin banyak pertengkaran di dalam rumah tangga yang mereka bina nantinya. "Lho kan wajar!" Njut aku yang emosi

"Terus dia sambil masih sedih bilang "ndak bisa byo, (panggilanku dibyo pas SMA) soalnya mbahku langsung ndak setuju waktu tau rumahnya ngadep ke utara, ndak becik katanya" kata jeng minah kepadaku," tulis Dibyo yang kini telah mendapatkan 2.400 retweet.

Kamu punya pengalaman serupa? Yuk! sharing ceritamu di kolom komentar  http://cinemamovie28.com/anak-setan/

Viral, Kisah Haru Pengantin Baru Pengidap Kanker Bulan Madu di Rumah Sakit

Kebanyakan pengantin baru biasanya menjalani bulan madu di tempat-tempat romantis seperti melihat keindahan pantai. Tapi, tidak dengan pasangan asal Malaysia ini yang harus melalui bulan madunya di rumah sakit karena tengah berjuang melawan kanker.

Kisah haru pasangan Azira Baharum dan Izham ini jadi viral setelah dibagikan di Twitter. Azira dan suaminya, Izham harus menghabiskan masa bulan madu mereka di rumah sakit.

Penulis lokal yang akrab disapa Egy ini didiagnosis menderita kanker limfoma pada 2018. Egy kemudian menceritakan perjalanan kanker-nya ke Twitter agar ia bisa mengingatkan teman-temannya.

Pesan masuk media sosialnya tiba-tiba dibanjiri ribuan pesan dari orang asing yang peduli, tetapi satu pesan khusus menarik perhatiannya. DM di Twitter berasal dari seorang wanita yang ingin memperkenalkan Egy kepada saudara laki-lakinya, Izham, yang pada waktu itu adalah seorang penderita kanker yang telah dinyatakan sembuh.

Ketika Egy mencari inspirasi dari orang lain yang telah berjuang dalam pertempuran yang sama, dia ingin tahu apakah orang-orang seperti Izham memiliki tip untuk beradaptasi dengan gaya hidup yang baru baginya. Egy dan Izham pun kemudian saling mengenal.

Wanita berusia 27 tahun ini tak tahu bahwa perkenalannya dengan Izham itu akan menjadi awal dari kisah cinta mereka. Seperti sudah ditakdirkan, Egy dan Izham keduanya sering memiliki janji dokter pada hari yang sama.

Seperti dilansir dari Says, wanita yang berasal dari Seremban, Malaysia ini mengaku bahwa ia memiliki kencan pertamanya di rumah sakit. Izham mengajaknya berkeliling dan mereka bahkan diperiksa darahnya. Sejak itu, kunjungan rumah sakit biasa dengan cepat berubah menjadi kencan romantis yang mereka nantikan.

"Sangat menegangkan untuk menjalani kemoterapi. Ada sesuatu tentang ruangan itu dan melihat semua obat yang selalu membuatku gugup," kata Egy kepada SAYS.

"Tapi ketika Izham menemaniku, dia selalu penuh keberanian dan terima kasih padanya, aku melewati semua sesi kemo. Ada saat-saat sulit baginya juga. Dia pusing dan mual tapi tetap saja. Saya menyadari di sana dan kemudian, Izham adalah seseorang yang rela mengorbankan waktu, tenaganya, dan bahkan kesehatannya, hanya untuk memastikan saya melewati perjuangan saya," ujarnya.

Setelah menjalani kemoterapi sebanyak 12 putaran, Egy diberitahu bahwa tumornya telah sembuh dan dia hanya perlu pemindaian akhir untuk menyatakan dia bebas kanker. Namun, sayangnya dalam beberapa minggu, pasangan ini mendapatkan berita buruk. http://cinemamovie28.com/sleeping-beauty/

Pertolongan Pertama Pada Orang yang Terkena Angin Duduk

Saat seseorang terserang Angina Pektoris, maka jangan langsung panik. Anda bisa melakukan pertolongan pertama angin duduk pada orang yang mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan di atas. Berikut adalah langkah-langkah pertolongan yang bisa Anda lakukan pada orang yang terkena angina:

- Batuk Sekuat Tenaga

Ketika gejala angina mulai menyerang pada diri Anda, maka cobalah untuk melakukan batuk sekuat tenaga. Anda bisa langsung mengambil nafas dalam-dalam dan cobalah untuk batuk seperti ketika ingin mengeluarkan dahak. Lakukan batuk setiap 2 detik sekali. Tujuannya adalah untuk melancarkan suplai darah yang akan menuju jantung. Selain itu, cara batuk dengan sekuat tenaga akan membantu jantung untuk tertekan agar aliran darah yang menuju ke sana lancar kembali.

- Gunakan Air Hangat

Jika Anda merasakah gejala angina seperti yang telah disebutkan di atas, maka cobalah untuk meminta bantuan orang terdekat untuk merebuskan air hangat. Air hangat dapat Anda masukan ke dalam botol kecil kemudian letakkan di bagian perut bagian depan. Karena bagian tersebut merupakan tempat angin masuk dan menyebabkan gejala angin duduk. Selain itu, tempelkan air hangat pada bagian telapak kaki. Cobalah berbaring lurus dan rilekskan badan.

- Gunakan Minyak Angin

Selain air hangat, minyak angin juga dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada angin duduk. Minyak angin dapat Anda oleskan ke bagian punggung, dada, dan perut. Caranya ini dapat dilakukan hampir sama dengan menangani masalah masuk angin. Selain itu, kehangatan yang dihasilkan dari minyak angin juga akan membantu badan lebih rileks sehingga suplai darah dan oksigen ke jantung juga lebih lancar.

- Konsumsi Obat Anti-Platelet

Obat Anti-Platelet merupakan jenis obat yang memiliki kemampuan untuk menghambat agregasi platelet. Di mana obat ini diyakini mampu membantu meredakan gejala angina. Namun jika ingin mengkonsumsi obat ini maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak dokter. Karena bisa saja obat ini memiliki efek yang bisa meredakan angina atau justru memperparah gejala yang diderita. https://kamumovie28.com/125-years-memory-2015/

- Bawa Ke Dokter

Jika pertolongan pertama di atas sudah Anda lakukan, namun belum ada perubahan dan justru gejala yang diderita semakin parah. Maka sebaiknya langsung bawa penderita ke dokter terdekat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penanganan utama yang lebih intensif supaya gejala yang diderita tidak bertambah parah.

Itulah beberapa hal mengenai penyebab angin duduk serta pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan. Di mana gejala yang ditimbulkan mungkin saja akan berbeda setiap orangnya, sehingga perlu diwaspadai.

Penyebab Angin Duduk

Selain gejala di atas, angin duduk juga dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor penyebab. Berikut penyebab angin duduk:

1. Usia dan Jenis Kelamin

Penyebab Angina Pektoris dapat dimulai dari usia dan jenis kelamin. Meskipun penyakit ini kemungkinan dapat menyerang di usia muda. Namun untuk mereka yang sudah memasuki usia lanjut akan berpotensi lebih besar untuk bisa terkena penyakit ini. Dimana laki-laki dengan usia di atas 60 tahun dan wanita yang sudah memasuki masa menopause maka potensi terkenanya lebih besar.

2. Pengidap Diabetes

Orang yang sebelumnya telah pengidap penyakit diabetes juga sangat rentan terkena angin duduk. Dimana tekanan kadar gula dalam darah yang cukup tinggi akan menghambat masuknya aliran darah menuju jantung. Sehingga potensi untuk terserang Angina Pektoris dengan beberapa gejala yang sudah disebutkan juga lebih besar.

3. Riwayat Penyakit Jantung

Umumnya penyakit angina menyerang seseorang dengan riwayat peyakit jantung ataupun mereka yang memiliki garis keturunan penyakit ini. Dimana saat kondisi jantung tidak stabil akibat adanya penyumbatan pada pembuluh arteri, maka suplai darah dan oksigen yang menuju gantung juga tidak dapat bekerja secara maksimal. Mereka akan mengalami beberapa gejala yang mirip dengan orang yang terkena penyakit angina.

4. Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok selain dapat memperburuk kesehatan organ dalam tubuh ternyata juga berpotensi terserangnya penyakit angina. Dimana untuk mereka yang tergolong perokok aktif, maka resiko untuk terserangnya penyakit ini juga lebih tinggi. Umumnya untuk gejala yang ditimbulkan adalah nyeri di bagian dada, sesak nafas, hingga badan terasa lemas.

5. Jarang Berolahraga

Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Jika Anda merupakan orang yang jarang berolahraga, maka berbagai penyakit akan lebih cepat masuk dan menyerang organ tubuh di dalamnya. Dimana orang yang memiliki kebiasaan malas berolahraga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit Angina Pektoris dibanding mereka yang sering berolahraga secara teratur.  http://kamumovie28.com/room-2015/