Sabtu, 21 Desember 2019

Sekilas Tentang Saigon, Tanah yang Dijanjikan dari Vietnam

Di Saigon atau Kota Ho Chi Minh, orang-orang terjebak dalam siklus kehidupan yang serba terburu-buru, semua bergegas, seperti berlari. Saya merasa beruntung mengunjunginya karena kota ini benar-benar berharga.
Ada pengalaman mencintai cara hidup dan cinta orang-orang Saigon. Keterbukaan, kedermawanan bersama mungkin merupakan ciri khas hubungan di antara warga Saigon.

Saigon hampir tidak pernah beristirahat, begitu banyak orang melihatnya sebagai tanah yang dijanjikan. Tapi, hanya mereka yang mengetahui, berupaya, belajar, bekerja dan berjuang yang akan menemukannya.

Masih Banyak Warga Jabodetabek Belum Tahu Kepulauan Seribu

Walau berlokasi dekat dari Jakarta, tapi nyatanya tak banyak wisatawan Jabodetabek yang tahu tentang Kepulauan Seribu. Ini sejumlah faktanya.

Berjarak dekat dari Jakarta tak selalu jadi indikasi kalau turis di ibu kota mengetahui atau pernah wisata ke Kepulauan Seribu di Utara Jakarta. Hal itu pun terungkap lewat survei yang dibuat oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudinparbud) Kepulauan Seribu pada akhir tahun 2018 lalu.

Menggandeng konsultan riset, Sudinparbud Kepulauan Seribu yang digawangi oleh Cucu Ahmad Kurnia buka-bukaan datanya saat dihubungi detikcom, Jumat (27/9/2019).

"Respondennya adalah masyarakat Jabodetabek yang datang ke Kepulauan Seribu sejumlah 100 orang sebagai sampel," ujar Cucu.

Dijelaskan, sekitar 68% responden pernah ke Kepulauan Seribu, tapi masih lebih rendah ketimbang Puncak (94%), Borobudur/Solo/Yogyakarta (87%), Cimahi/Bandung (85%), Carita/Anyer (70%) dan Bali (70%).

Berdasarkan data tersebut, diakui Cucu kalau tingkat kunjungan ke Kepulauan Seribu masih tertinggal apabila dibandingkan daerah wisata lain di dekat Jabodetabek. "Hanya 32% responden mengatakan pernah ke Kepulauan Seribu dalam 12 bulan terakhir."

Cucu pun sadar, bahwa perlu ada perbaikan dan promosi untuk menarik wisatawan datang ke Kepulauan Seribu terlepas dari jaraknya yang dekat.

"Intinya masih perlu banyak perbaikan dari hasil riset itu, tapi saya berbicara di koridor yang bisa saya lakukan saja dan itu dalam waktu yang pendek. Di mana kita bisa memperbanyak wisatawan di waktu yang pendek ini," tutup Cucu.

Berdasarkan data tersebut, tercatat kalau tahun 2017 lalu Kepulauan Seribu didatangi sekitar 800 ribu wisatawan. Sedangkan untuk tahun 2018, jumlah turis mancanegara tercatat 28.963. Jumlahnya terus meningkat tiga tahun terakhir.

Jika ke Yogya Sempatkan ke Sini Ya!

Kesempatan libur di Yogyakarta jangan disia-siakan. Dan setelah menikmati keindahan pantai yang cantik, destinasi ini patut dikunjungi yakni Bukit Nglanggeran. 

Mari kita memanjat bukit, meski  bukit tapi tak kalah cantiknya. Di samping menghilangkan penat tapi juga menyehatkan. 
Gunung Api Purba Nglanggeran berlokasi di Kecamatan Patuk, Gunung Kidul. Tiket masuknya Rp 10 ribu per orang, anak di bawah 10 tahun bebas biaya.

Untuk yang membawa kendaraan pribadi harus membayar parkir Rp 5 ribu untuk mobil. Sedangkan untuk motor biaya parkirnya Rp 2 ribu,murah kan!

Ini Rekomendasi Perjalanan ke Raja Ampat, Surga Kecil di Indonesia (2)

Jangan lupa untuk mengabadikan keindahan keindahan bawah laut, jika kamu punya kamera tahan air. Di palung yang agak dalam kamu bisa melihat para diver juga turut menikmati area yang sama. Kita juga saling mengingatkan untuk menjaga terumbu karangnya yang unik dan besar-besar dengan tidak mengambil, merusak bahkan meski hanya dengan berdiri di atasnya.

Kenyang melihat aneka ikan dan terumbu karang, kami kembali sore harinya dan disuguhi panorama sunset yang indah. Nah buat kamu yang ingin mengisi daya handphone maupun kamera, ini saat yang tepat karena listrik hanya menyala dari genset yang hidup dari pukul 18.00 sampe pagi. Di sana tempat tidur sudah disediakan kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk, kalau pakai lotion anti nyamuk akan lebih baik lagi untuk jaga-jaga.

Suara percikan ombak kecil menjadi pengantar tidur kami. Pasang alarm agar kamu bisa bangun pagi, karena sayang sudah jauh-jauh ke sini kalo bangun kesiangan melewatkan suasana sunrise yang keren. Trip berikut menuju Telaga Bintang.

Sebetulnya itu adalah teluk yang bila dilihat dari atas berbentuk seperti bintang, karena kontur dinding-dinding terjal di sekelilingnya. Kamu harus mendaki sampai ke puncak bukit untuk mendapatkan spot terbaik. Bukit itu bebatuan karang yang tajam sehingga kamu harus berhati-hati. Memakai sepatu olahraga atau sandal gunung menjadi keharusan.

Sesampainya di puncak bukit barulah terlihat kenapa disebut Telaga Bintang. Di kanan kiri bukit terlihat teluk indah dengan air laut yang jernih berwarna biru kehijauan.

Destinasi berikutnya adalah Piaynemo dengan waktu tempuh lumayan jauh sekitar 2 jam ini salah satu ikon Raja Ampat di mana terdapat pemandangan lautan dengan bukit-bukit kecil penuh pepohonan hijau yang seolah bermunculan dari lautan.

Jangan khawatir di sana terdapat anak tangga kayu yang memudahkan kamu untuk sampai ke spot foto terbaik. Kalau kamu haus di dermaga bawah terdapat penjual kelapa muda.

Menjelang tengah hari kami menuju Pulau Arborek, salah satu pulau yang cukup padat penduduknya, di mana banyak turis mancanegara tinggal di homestay. Aktivitas yang dapat kamu lakukan di sana adalah mengekplorasi pulau mungil tersebut berkeliling melihat-lihat suasana perkampungan nelayan dan tentu saja snorkling di dekat dermaga Arborek.

Mengingat waktu masih cukup lama menjelang sore dan kami jatuh cinta dengan spot snorkeling kemarin, kami pun kembali menuju Yenbuba untuk menikmati pemandangan menakjubkan alam bawah lautnya. Menjelang malam, kami kembali ke homebase dan disambut makan malam dengan ikan kakap merah bakar.

Hari esoknya, rasa masih ingin berlama-lama mengingat masih banyak spot menarik yang belum dijelajahi. Namun kami harus mempertimbangkan waktu tempuh karena kondisi cuaca yang mudah berubah serta jadwal fery yang hanya 2 kali sehari dan jadwal pesawat balik.

Setelah sarapan, kami kembali ke Sorong, dengan menggunakan kapal ferry dari Waisai pukul 09.00. Jadwal siang kami gunakan untuk city tour, mencoba kuliner lokal papeda dengan ikan kuah kuning, ke masjid terbesar di Sorong, mengunjungi Pagoda Sapta Ratna di puncak bukit, mencicipi kopi lokal serta berbelanja merchandise khas.

Apa yang kami rasakan dan alami selama beberapa hari di Raja Ampat, menuju satu kesimpulan. Bahwa Raja Ampat adalah rajanya wisata bahari yang patut kamu coba.