Minggu, 29 Desember 2019

Daripada Kuliah, Gadis Cantik Ini Pilih Traveling Naik Van

Traveling merupakan pilihan. Ketimbang melanjutkan kuliah, dara cantik asal AS ini lebih memilih traveling naik mobil van.

Ketika seseorang mulai kenal kegiatan traveling, tak sedikit yang malah kecanduan dan tak bisa lepas. Mungkin itu juga yang dialami seorang dara cantik asal AS bernama Lexis Noelle (21).

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (16/8/2019), kecintaaan Lexis akan kegiatan traveling pun berawal dari trip pertamanya dengan sang ibu di bangku SMU beberapa tahun silam seperti diberitakan media Daily Mail.

Kecintaan Lexis akan kegiatan traveling pun makin membuncah ketika ia melihat orang-orang yang mendokumentasikan kegiatan traveling dengan kendaraan van di Instagram.

Terinspirasi, ia pun menabung dan membeli sebuah mobil van dari situs jual beli online di umurnya yang ke-18. Tak sampai situ, Lexie juga merenovasi dan menamai vannya Lola.

Punya toko online dan bekerja di salah satu perusahaan distribusi online turut mendukung langkah Lexis untuk traveling naik van. Ia pun lebih memilih traveling ketimbang kuliah seperti anak seumurannya.

"Saya memiliki passion yang besar untuk traveling dan menjelajahi tempat baru. Ketika saya lulus dari SMU, saya mengerti kalau saya tak mau melanjutkan ke universitas. Belajar bukan hal yang kusuka, begitu juga dengan duduk di bangku kelas dan mempelajari hal yang tak kuinginkan," ujar Lexis.

Lexie mengungkapkan, bahwa ia sangat serius dengan pilihan hidupnya tersebut. Menurutnya pilihan kuliah di universitas adalah sesuatu yang bisa dilakukannya kapan saja.

Kecintaan Lexis akan traveling dan van pun tak lepas dari pengaruh ibunya yang turut memperkenalkan gaya hidup itu padanya sejak dulu. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.

"Kami pergi ke mana-mana dengan kendaraan jadulnya. Saya suka kemping bareng dengan ibu dan kagum dengan kemampuannya mengubah busnya. Saya tahu kalau saya akan mendapatkan rumah kecil saya nantinya," ujar Lexis.

Lexis mengisi vannya dengan tempat tidur, kamar mandi, dapur serta ruang makan. Tak lupa juga solar panel di bagian atas kendaraannya. Lexis sendiri yang mengatur vannya sedemikian rupa.

Kini Lexis tengah menjalani hidupnya dengan traveling bareng vannya. Mungkin bisa menginspirasi traveler yang mau beralih wisata naik van.

Promosikan Danau Toba, Polda Sumut Gelar Merah Putih Toba Bike 2019

Polda Sumatera Utara menggelar Merah Putih Toba Bike 2019. Ini untuk mempromosikan event sports tourism di Danau Toba.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk nyata dukungan Polda Sumut dan jajaran dalam pembangunan dan promosi kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas.

Kegiatan yang diikuti total 2.000 peserta itu terbagi dalam dua kategori, yakni Race sejauh 17,8 km dan Touring 45 km. "Kita menyambut dengan gegap gempita pembangunan kawasan wisata Danau Toba.

Sekaligus juga dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kita mengadakan Merah Putih Toba Bike 2019," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, usai melepas para peserta, Minggu (25/8/2019).

Ia mengungkapkan, dalam menggelar kegiatan tersebut, Poldat Sumut sengaja menggandeng komunitas sepeda. Karena ini komunitas olah raga masyarakat.

"Dengan mengendarai sepeda, para peserta bisa sambil menikmati pemandangan. Dengan maksud, supaya kita semua tau masyarakat di luar juga tau bahwa Danau Toba sekarang ini sedang dilaksanakan pembangunan yang luar biasa," tegasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menapak tilas kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Diharapkan, dengan even-even yang diselenggarakan, kedepan akan mengundang para investor dan mengundang para pelancong dari mancanegara.

"Itu akan menghasilkan devisa. Oleh karena itu, siapkan SDM kita. Untuk investasi yang mungkin akan besar di sektor pariwisata. Karena banyak ekosistemnya di dalam pariwisata. Ada hotel, ada restoran, ada transportasi, ada travel agent, ada rumah sakit, dan sebagainya. Banyak sekali turunannya dari pada pariwisata," tandasnya.

Gedung Sjahrir, Saksi Bisu Perundingan Linggarjati

Kuningan menyimpan jejak sejarah Indonesia. Salah satunya adalah Gedung Sjahrir, yang menjadi tempat perundingan Linggarjati.

Bangunan peninggalan kolonial bergaya art deco yang berada di Jalan Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan menjadi saksi bisu mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Bangunan tersebut bernama Gedung Sjahrir.

Siapa yang tak mengenal Sutan Sjahrir, pendiri Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang sempat menjabat sebagai Perdana Menteri era Soekarno. Saat menjabat perdana menteri, Sjahrir mendapat mandat mewakili Indonesia dalam perundingan Linggarjati yang digelar di Gedung Perundingan Linggarjati pada 11 hingga 13 November 1946.

Selama perundingan Linggarjati tokoh-tokoh Indonesia seperti Sjahrir, Agus Salim, Mohamad Roem dan lainnya menggunakan Gedung Sjahrir sebagai tempat pembahasan pasal-pasal yang bakal diajukan ke perundingan.

"Jadi gedung itu dulunya wisma untuk tokoh-tokoh Indonesia menyiapkan pembahasan pasal ke perundingan. Kan hanya wakil delegasi yang boleh masuk di perundingan, seperti Sjahrir," kata pengelola Gedung Perundingan Linggarjati Sukardi kepada detikcom, Jumat (23/8/2019).

Sukardi menceritakan selain dijadikan tempat persiapan perundingan, Gedung Sjahrir juga digunakan untuk menginap. Sukardi mengaku tak tahu secara detil terkait fungsi gedung tersebut.

"Yang saya tahu itu, hanya tempat menginap dan persiapan perundingan," katanya.

Gedung Sjahrir kini dijadikan sebagai gudang amunisi milik Korem 063/SGJ. "Sampai sekarang masih dijadikan sebagai gudang amunisi, punyanya Korem 063/SGJ, Rayon Arhanudse," katanya.

Gedung Sjahrir memiliki lima ruangan. Kondisinya seperti tak terawat, banyak rumput dan ilalang. Warnanya kusam. "Bangunannya masih asli. Ya salah satu bangunan bersejarah," kata Sukardi.

Daripada Kuliah, Gadis Cantik Ini Pilih Traveling Naik Van

Traveling merupakan pilihan. Ketimbang melanjutkan kuliah, dara cantik asal AS ini lebih memilih traveling naik mobil van.

Ketika seseorang mulai kenal kegiatan traveling, tak sedikit yang malah kecanduan dan tak bisa lepas. Mungkin itu juga yang dialami seorang dara cantik asal AS bernama Lexis Noelle (21).

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (16/8/2019), kecintaaan Lexis akan kegiatan traveling pun berawal dari trip pertamanya dengan sang ibu di bangku SMU beberapa tahun silam seperti diberitakan media Daily Mail.

Kecintaan Lexis akan kegiatan traveling pun makin membuncah ketika ia melihat orang-orang yang mendokumentasikan kegiatan traveling dengan kendaraan van di Instagram.

Terinspirasi, ia pun menabung dan membeli sebuah mobil van dari situs jual beli online di umurnya yang ke-18. Tak sampai situ, Lexie juga merenovasi dan menamai vannya Lola.

Punya toko online dan bekerja di salah satu perusahaan distribusi online turut mendukung langkah Lexis untuk traveling naik van. Ia pun lebih memilih traveling ketimbang kuliah seperti anak seumurannya.

"Saya memiliki passion yang besar untuk traveling dan menjelajahi tempat baru. Ketika saya lulus dari SMU, saya mengerti kalau saya tak mau melanjutkan ke universitas. Belajar bukan hal yang kusuka, begitu juga dengan duduk di bangku kelas dan mempelajari hal yang tak kuinginkan," ujar Lexis.

Lexie mengungkapkan, bahwa ia sangat serius dengan pilihan hidupnya tersebut. Menurutnya pilihan kuliah di universitas adalah sesuatu yang bisa dilakukannya kapan saja.