Selasa, 21 Januari 2020

Cara Asyik Menikmati Lombok

Siapa yang tidak mengenal Bukit Merese, Pink Beach, Tanjung Aan dan wisata alam lainnya di Lombok bagian selatan? Bagaimana cara mencapainya? Baca ini dulu!

Mungkin sebagian orang akan berpikir untuk menggunakan paket tour, tapi untuk kalian yang akan berkunjung dengan style backpacker, Lombok selatan bisa di jelajahi dengan menggunakan sepeda motor. Karena ini akan menjadi cerita tentang perjalanan, bukan hanya cerita tentang tujuan.

Siapa sih yang tidak mengenal Bukit Merese, Pink Beach, Tanjung Aan dan wisata alam lainnya di Lombok bagian selatan? Bagaimana cara mencapainya? Mungkin sebagian orang akan berpikir untuk menggunakan paket tour, tapi untuk kalian yang akan berkunjung dengan style backpacker, Lombok selatan bisa di jelajahi dengan menggunakan sepeda motor.

Sudah cukup banyak agen agen yang menyewakan motor di pulau seribu masjid ini, harganyapun beragam, dari 70.000 hingga 120.000 tergantung jenis motor apa yang kalian pilih.

Bagi kalian yang datang ke Lombok menggunakan pesawat biasanya dikenakan biaya tambahan sekitar 75.000 untuk biaya antar dan jemput ke bandara. Lalu apa saja sih yang tipsnya ketika kalian hendak menjelajah Lombok selatan dengan kendaraan roda dua ini? Yuk simak!

1. Pilih tempat tinggal di Kuta Lombok.Â

Jika kalian memang berniat untuk menjelajah sisi selatan Lombok, sebaiknya kalian cari tempat tinggal di daerah Kuta, selain ada banyak homestay dan tempat makan yang ramah dikantong, area ini juga tidak terlalu jauh daripada harus menginap di Mataram.Â

2. Menentukan destinasi

Sebelum datang kesini lebih baik jika kalian sudah mencari destinasi mana yang akan dituju, sehingga kalian dapat mengelompokkannya agar terangkum berdasarkan rute perjalanan.Â

3. Bukit Merese dan Tanjung Aan

Tempat ini sangat dekat dekat dengan Kuta, bagi kalian yang siang baru sampe ke Kuta, sorenya bisa menjelajah ke 2 destinasi wisata tersebut. Bukit Merese merupakan tempat untuk para pecinta langit jingga (sunset).

4. Pink Beach

Siapa sih yang bilang kalau ke Pink Beach harus naik kapal? Pink beach bisa dicapai menggunakan motor, sebaiknya berangkat pagi pagi agar sesampainya di Pink Beach belum terlalu ramai oleh orang orang yang datang dengan menggunakan kapal.

Perjalanan ke Pink Beach dari Kuta akan disuguhi pemandangan yang luar biasa yang tidak bisa di temui ketika berjalan dari Mataram, namun sekitar 10km sebelum sampai ke Pink Beach kalian akan menemui jalanan bebatuan. Setelah ke Pink Beach sempatkanlah ke Pantai Penyisok karena lokasinya berdekatan. Pulang dari Pantai Penyisok jika masih ada waktu sempatkanlah ke Gunung Tunak, disana ada Pantai Bilayasak dan Sari Goa.

5. Pantai Semeti dan Selong Balanak

Kedua pantai tersebut berada di timur Kuta, lagi lagi pemandangan luar biasa akan ditemui dalam perjalanan ke Pantai tersebut, apalagi jika berangkat sehabis subuh. Selain kedua pantai tersebut juga ada beberapa pantai yang wajib dikunjungi.

6. Datanglah saat musim panas

Perlu diingat, jika naik motor terus kehujanan pasti gak enak kan, maka dari itu datanglah ke Lombok ketika musim panas.Â

Sebenarnya banyak sekali destinasi wisata di Lombok Selatan ini, seperti hoping island di Gili Nanggu, Mawun, Tanjung Ringgit dan masih banyak lagi. Jelajah naik motor? Capek pasti, tapi percayalah, pemandangan saat perjalanan jauh bisa dinikmati dari atas roda dua. Karena ini akan menjadi cerita tentang perjalanan, bukan hanya cerita tentang tujuan.

Yogyakarta Dikira Shanghai & Makam Misterius di Himalaya

Viral di Instagram, Yogyakarta dikira Shanghai. Sedangkan di Pedalaman Himalaya, ada penemuan makam beserta ganja yang misterius!

Inilah 5 berita terpopuler detikTravel pada Kamis (13/6/2019) kemarin. Banyak hal menarik di dunia traveling, yang ada di antaranya viral serta menjadi perbincangan dunia.

Berikut daftarnya:

1. Viral di Instagram, Yogyakarta Dikira Shanghai

Akun Instagram @shanghai.explore dalam bio menyebutkan mereka menampilkan foto-foto Shanghai paling inspiratif. Nah, akun ini jadi ramai gara-gara memposting foto 'suasana Shanghai' milik @bagaswisnuaji.

Gambarnya sebuah gerbang pecinan dan suasana yang tenang. Tapi ada yang aneh, sebab ada beberapa kata-kata bahasa Indonesia di fotonya.

Rupanya itu bukan foto di Shanghai, melainkan di Yogyakarta, Indonesia. Lokasinya adalah Kampung Ketandan yang merupakan pecinan dan tempat wisata di Yogyakarta.

Banyak netizen yang berkomentar di postingan tersebut, baik dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sejatinya pun, Kampung Ketandan merupakan destinasi wisata yang menarik di Yogyakarta.

2. Pose Seksi di Chernobyl, Selebgram Dikecam

Chernobyl adalah sebuah kota di Ukraina yang pernah mengalami tragedi nuklir yang amat parah di tahun 1986. Kebocoran reaktor nuklir membuat ribuan orang meninggal dan lebih dari 100 ribu orang mengungsi.

Tingkat radiasi di Chernobyl pun dikabarkan 400 kali lebih tinggi dari bom atom Hiroshima. Belakangan, nama Chernobyl terangkat kembali ke publik berkat serial TV populer yang tayang di HBO.

Ketenaran Chernobyl membuat beberapa orang selebgram tertarik berkunjung ke sana dan membuat konten. Sayangnya, bukan konten edukasi yang dibuat para selebgram ini, tapi justru mereka berpose seksi pakai bikini.

Aksi para selebgram cantik dari Rusia ini pun mendapat kecaman dari para netizen. Mereka dianggap tidak beretika, bodoh, dan tidak menaruh simpati kepada para korban tragedi Chernobyl.

3. Lagi-lagi Kapal Pesiar Ini Selamatkan Nelayan di Tengah Laut

Carnival Cruise Line jadi pemberitaan dunia. Lagi-lagi karena aksi yang patut diacungi jempol, menyelamatkan orang-orang di tengah lautan.

Awalnya, Kapal Pesiar Carnival Horizon dari grup perusahaan Carnival Cruise Line akan berlabuh ke Miami, AS setelah perjalanan dari Aruba di Kepulauan Karibia. Di tengah perjalanan, pihak Coast Guard (penjaga pantai) meminta Carnival Horizon untuk membantu mencari sekelompok nelayan yang sedang terombang-ambing.

Langsung saja, kapal pesiar tersebut kembali mengarungi lautan. Beruntung tak butuh waktu lama, awak kapalnya berhasil menemukan sekelompok nelayan itu.

Terlihat, ada 7 nelayan di perahu sampan. Ternyata, nelayan-nelayannya sudah terombang-ambing di laut selama 2 hari!

Usut punya usut, bulan April 2019 kemarin, Kapal Pesiar Carnival Cruise Line juga pernah menyelamatkan nelayan yang terombang-ambing di laut. Kala itu, Carnival Cruise Line sedang melintasi Teluk Meksiko dan mengevakuasi 20 nelayan yang sudah berada 3 hari di lautan.

4. AC Mati, Penumpang Anak-anak di Pesawat Pingsan

Maskapai Low Cost Carrier (LCC) Sunwing, hendak melakukan penerbangan dari Cancun ke Toronto. Masih mengantre untuk lepas landas, tiba-tiba saja AC di pesawat ini mati.

Tak tahu apa yang terjadi, namun Pilot dari pesawat tersebut tidak memberikan aba-aba untuk keluar dari pesawat. Alhasil, semua penumpang terjebak dalam peawat sambil kegerahan.

Setelah satu jam berlalu, penumpang tak juga mendapatkan arahan untuk kembali ke ruang tunggu. Penumpang mulai menggunakan majalah dan kertas untuk mengipasi badan yang mulai berkeringat.

Celakanya, setelah itu banyak anak-anak yang pingsan. Rupanya pesawat tersebut mengalami masalah dan mempengaruhi AC di dalam pesawat.

Penumpang tak dibiarkan keluar dari pesawat karena masalah tersebut sedang diselesaikan di lokasi pada saat itu juga. Tetapi akhirnya, penumpang bisa keluar karena masalah di pesawat harus ditangangi dalam waktu yang lama.

Karena hal ini maskapai secara resmi meminta maaf kepada penumpang, sedangkan penerbangan harus ditunda sampai 24 jam alias seharian. Menurut keterangan dari maskapai, para penumpang diberikan penginapan dan pesawat pengganti.

5. Ganja dan Makam Misterius di Pedalaman Himalaya

Para peneliti dari Science Advances menemukan makam di pedalaman Himalaya. Tepatnya di Pegunungan Pamir, yang masih masuk dalam rangkaian Pegunungan Himalaya yang berada di perbatasan Pakistan dan China.

Para peneliti dari China dan Jerman menilai, makam tersebut usianya sudah 2500 tahun. Tentu, penemuan makamnya akan diteliti lebih jauh tentang bagaimana kehidupan manusia ribuan tahun lalu di sekitar Pegunungan Himalaya.

Namun hal menarik lainnya adalah, terdapat kandungan ganja di dalam tungku-tungku kayu dan di kerangka-kerangka manusianya!

Para peneliti mengungkapkan, ganja digunakan dalam upacara kematian atau ketika hendak mengubur seseorang. Ganja, mungkin sebagai media untuk berkomunikasi dengan roh atau leluhur.

Tentu, akan dilakukan penelitian lebih dalam terkait makam dan ganja yang misterius tersebut.